Jumat, 22 Februari 2013

Makalah IAD


BAB I
PENDAHULUAN


A.     Latar Belakang
Telah menjadi kesepakatan para ahli ilmu pengetahuan, bahwa sasaran Ilmu Pengetahuan Alam adalah alam semesta dengan segala isinya. Masalah Ilmu Pengetahuan sangat kompleks, sehingga memaksa para ilmuwan untuk bekerja keras agar dapat mendefinisikan sesuatu hal dengan tepat. Dan memaksa kami untuk bisa memaparkan dampak positif maupun negative dari perkembangan Ilmu Pengetahuan Alam atau Teknologi tersebut.
Kerena seiring waktu perkembangan Ilmu Pengetahuan Alam mempunyai pengaruh yang besar terhadap perkembangan teknologi. Pada hakikatnya, teknologi merupakan alat untuk membantu manusia dalam mencapai tujuan secara ilmiah. Semakin besar teknologi yang diciptakan dan dikembangkan semakin besar dampak berupa polusi dan pencemaran yang dihasilkan. Hal ini terjadi karena tidak ada penanganan yang tepat serta penggunaan teknologi yang baik.
Tetapi walau bagaimana pun perkembangan teknologi yang semakin maju dapat dimanfaatkan dalam berbagai bidang yang dapat membantu kehidupan manusia.

B.         Rumusan Masalah
Secara umum rumusan masalah yang dibahas dalam makalah ini adalah berkaitan dengan Dampak Perkembangan IPA dan Teknologi Terhadap Kehidupan Manusia. Adapun rumusan masalah ini dapat diuraikan dalam bentuk pertanyaan sebagai berikut :
1.      Apa pengertian IPA dan teknologi ?
2.      Bagaimana hubungan IPA dan teknologi pertambangan dalam kehidupan manusia ?
3.      Apa dampak positif maupun negatif  perkembangan IPA dan teknologi pertambangan terhadap kehidupan manusia ?







C.         Tujuan
Secara khusus makalah ini disusun untuk memenuhi tugas Mata Kuliah Ilmu Alamiah Dasar (UAD). Tetapi secara umum sama dengan adanya rumusan masalah yang telah dipaparkan, dengan membaca makalah ini kita dapat mengetahui :
1.      Pengertian IPA dan teknologi ?
2.      Hubungan IPA dan teknologi terhadap kehidupan manusia ?
3.      Dampak positif maupun negatif perkembangan IPA dan teknologi terhadap kehidupan manusia ?

D.         Manfaat
Manfaat dari makalah ini menambah wawasan ilmu pengetahuan kita yang berkaitan dengan Dampak Perkembangan IPA dan Teknologi Terhadap Kehidupan manusia. Dengan pembahasan ini juga, diharapkan kita bisa memanfaatkan fungsi alam ini sebaik mungkin. Dan memotifasi kita untuk lebih giat lagi mempelajar IPA dan Teknologi, sebagai acuan untuk hidup kita di dunia ini. Di dunia yang sudah menjadi zaman Modernisasi ini.



















BAB II
PEMBAHASAN


A.    Perkembangan IPA dan Teknologi
a.       Perkembangan IPA
1)         Mulanya berkembang sangat lambat (abad 15-16)
2)         Lebih pesat setelah Copernicus yang kemudian diperkuat Galileo (konsep geosentris konsep heliosentris), dikenal sebagai permulaan abad ilmu pengetahuan modern (kebenaran  berdasarkan induksi)
3)      Sangat pesat setelah konsep fisika kuantum dan relativitas (awal abad 20) perlu revisi dan penyesuaian konsepsi ilmu pengetahuan ke arah pemikiran modern
4)         Landasan ilmu pengetahuan: hipotesis, teori, dan hukum:
Hipotesis: dapat ditolak kebenarannya
Teori: sudah diuji kebenarannya, tapi masih mungkin diperbaiki menjadi teori yang yang lebih tepat
Hukum: landasan ilmu yang sudah tidak diragukan kebenarannya.
5)         Dua konsepsi IPA:
Ø  IPA klasik dengan telaahan bersifat Makroskopik
Ø  IPA modern dengan telaahan bersifat Mikroskopik
6)      Konsep klasik dan modern lebih mengacu pada konsepsi cara berpikir, cara memandang, dan cara menganalisis suatu fenomena alam BUKAN pada waktu penemuannya.
7)      Perkembangan yang makin cepat menyebabkan IPA diklasifikasikan menjadi berbagai disiplin ilmu sub disiplin ilmu spesialisasi tetapi muncul juga ilmu multidisplin karena munculnya fenomena baru yang tidak mungkin ditelaah hanya dengan satu disiplin ilmu saja. Pengembangan aplikasi IPA merupakan dasar dari terbentuknya teknologi dan industri yang secara tidak langsung akan mempengaruhi pola sosial manusia.







Gb. 1. Diagram Periode Pengembangan IPA
Ilmu Pengetahuan Alam
Ilmu Sosial dan
Budaya
Sains Fisik
Sains Hayati (Biologi)
·         Fisika
·         Kimia
·         Astronomi
·         Geologi
·         Mineralogi
·         Geografi
·         Geofisika
·         Meteorologi
·         Oseanologi
·         Dll
·         Botani
·         Zoologi
·         Mikrobiologi
·         Kesehatan
·         Palaentologi
·         Fisiologi
·         Taksonomi
·         Dll
·         Bahasa
·         Sosiologi
·         Pendidikan
·         Sejarah
·         Antropologi
·         Etnologi
·         Seni dan Budaya
·         Psikologi
·         Ekonomi
·         Dll

Didukung oleh Matematika/Statistika dan Informatika
Gb. 2. Perkembangan IP Menjadi Berbagai Disiplin Ilmu


b.      Perkembangan Teknologi
Sejarah Singkat Peradapan Manusia Dan Perkembangan Teknologi
Kemajuan teknologi IPA sangat bermanfaat bagi kehidupan manusia dan dampak teknologi IPA terhadap transportasi dan komunikasi sangatlah besar. Teknologi IPA yang sangat maju pesat sehingga menjadikan segala sesuatu menjadi lebih efisien dan efektif. Perbandingan transportasi pada zaman dahulu dengan zaman modern ini sangatlah jauh sekali. Dahulu orang hanya menggunakan sepeda, kereta kuda, gerobak, ataupun jika ada kereta api adanya kereta api uap. Sekarang, sarana transfortasi menjadi lebih cepat seperti mobil, kereta listrik, pesawat udara, bahkan pesawat ulang–alik ruang angkasa yang mampu memindahkan manusia antar planet.
Alat komunikasi juga mengalami perkembangan yang sangat pesat. Dahulu orang menggunakan sarana komunikasi tradisional seperti bedug, besi, tangan dan sekarang pun manusia dapat menggunakan media, seperti TV, radio, telegram, telepon, dan sebagainya.
Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah menunjukkan jati dirinya dalam peradaban manusia dewasa ini. Sudah tentu tidak dapat diingkari dan dipandang sebelah mata, peran perkembangan teknologi informasi telah memberikan share yang signifikan terhadap nilai tambah ekonomi. Efisiensi dalam berbagai bidang, khususnya dalam masalah waktu, tenaga dan biaya melalui kecepatan dan ketepatan informasi, serta performa fisik telah dapat ditingkatkan dengan sangat drastis, sekaligus berarti telah mampu mengefisienkan penggunaan tempat dalam artian kapasitas ruang.

Bukan itu saja, penampilan fakta kongkret dari sebuah situasi dan kondisi yang dapat diakses dari tempat berbeda secara bersamaan dan dengan durasi tanpa batas, telah menganulir akan keragu-raguan terhadap eksistensi kejujuran manusia. Bahkan, kejujuran itu sendiri yang tadinya hanya sebagian dapat dideteksi melalui sorot mata, pada saat sekarang ini dengan kemampuan teknologi mampu mengolaborasi gelombang emosi, sehingga dapat diidentifikasi tingkat kejujuran yang diimplementasikan. Kehidupan ke depan sebagian besar akan dininabobokan oleh kemjuan teknologi informasi tersebut.

Kelompok masyarakat yang maniak terhadap perkembangan teknologi informasi, memiliki kemampuan yang sangat tinggi dalam memprovokasi, dan memberikan pengaruh kepada lingkungan. Dengan bumbu kecanggihan dan kepraktisan yang ditawarkan, serta pemahaman manfaat ekonomis yang diberikan melalui kemudahan dan daya guna yang ditimbulkan oleh kemajuan tersebut, telah mampu menyeret lingkungan untuk menjadi pengikutnya, sehingga menjadi anggota yang secara tidak langsung justru menjadi lebih fanatik terhadap ketergantungannya pada kemajuan teknologi tersebut.

Jika masyarakat sudah terlena terhadap ketergantungan akan pemanfaatan kemajuan teknologi, mestikah harus apriori terhadap perkembangan sektor yang satu ini? Hanya yang perlu disinkronkan adalah bagaimana pesatnya kemajuan teknologi tersebut, dapat diimbangi oleh kedewasaan pola pikir masyarakat dalam peradaban masing- masing. Sehingga semua manfaat positif yang terkandung di dalamnya mampu dimanifestasikan agar mampu membantu dan mempermudah kehidupan masyarakat. Harkat kemanusiaan masih tetap terjaga seiring dengan kemajuan teknologi, inilah menjadi kewajiban semua pihak untuk terus ditanamkan agar keseimbangan dapat dipertahankan.






Tidak dapat dimungkiri dengan kompleksnya permasalahan yang dihadapi dalam kehidupan, sudah mampu dibayangkan bagaimana krodit dan ruwetnya jika tidak diimbangi dengan perkembangan teknologi. Teknologi telah membuat segalanya menjadi lebih sederhana dan sangat simpel. Perkembangan dari yang sederhana melalui perjalanan mulai dari kapasitas ato, pemko, piko, nano, mikro dan mili, sampai kilo, mega, giga, dan sebentar lagi tera. Kapasitas tera setara dengan sepuluh pangkat enam kapasitas giga (1 tera = 106 giga). Jadi dapat diprediksi berapa besarnya kapasitas data dan informasi yang dapat disimpan dari sebuah paket data yang hanya sebesar satu tera. Kemampuan ini sebentar lagi akan merajai paket komputer dan peralatan lainnya, sehingga betapa mudahnya kemanjaan yang diberikan oleh perkembangan teknologi.

Perkembangan dari yang sederhana sampai dengan sekarang ini telah banyak menghabiskan tahun dan biaya eksplorasi serta penelitian, sehingga sepantasnyalah masyarakat dalam memanfaatkan produk teknologi tersebut dapat menspesifikasi bagian yang bermanfaat dalam kehidupan tanpa mengurangi nilai-nilai kehidupan itu sendiri.
Ø  TAHAPAN KEGIATAN DALAM PERTAMBANGAN
A. Penggolongan Bahan Galian
Sebelum mengupas lebih detil mengenai kegiatan apa saja dalam usaha pertambangan ada baiknya kita harus mengenal terlebih dahulu istilah bahan galian sebagai objek yang diusahakan dalam kegiatan pertambangan. Kita sering mendengar ada bahan galian golongan A, B dan C. Penggolongan bahan galian ini di dasarkan atas fungsi serta perannya dalam kehidupan manusia.
1. Bahan galian golongan A, adalah bahan galian yang mempunyai nilai strategis, yang termasuk bahan galian jenis ini adalah minyak, batubara, uranium yang dapat digunakan sebagai sumber energi.
2. Bahan galian golongan B, adalah bahan galian yang mempunyai nilai vital, jenis bahan galian ini sebagaian besar terdiri dari bahan galian logam seperti, emas, perak, tembaga, besi, mangaan, nikel, seng, timah, timah hitam, aluminium dll.
3Bahan galian golongan C, adalah bahan galian yang tidak termasuk kedalam golongan A dan B, jenis bahan galian ini termasuk kedalam bahan galian industri, yaitu bahan galian yang digali dan dapat digunakan secara langsung tanpa atau sedikit melalui proses pengolahan terlebih dahulu. Jenis bahan galian ini seperti pasir, batu bangunan, tanah urug, tanah liat, gamping (kapur), batu apung, tras, kaolin, gypsum, asbes dll.
B. Pertambangan dan karakteristiknya
Berbicara tentang pertambangan perlu kiranya kita mengetahui apa itu pertambangan. Pertambangan adalah serangkaian kegiatan yang meliputi pekerjaan pencarian, penyelidikan, penambangan, pengolahan, penjualan bahan galian hasil tambang yang memiliki nilai ekonomis. Bahan galian sebagai objek pertambangan memiliki sifat utama diantaranya tidak dapat diperbaharui, keterdapatannya tersebar di permukaan bumi secara tidak merata seperti di hutan, persawahan, di sungai, di bawah laut, di pegunungan sehingga sering menimbulkan masalah tumpang tindih pemanfaatan lahan. Dalam skala besar usaha pertambangan mempunyai ciri-ciri sebagai berikut :
1. Jangka waktu pengusahaan lama, kecuali untuk tambang bahan galian golongan C.
2. Padat modal, sebagai contoh PT. Newmont membutuhkan investasi sebesar USD 1,8 miliard.
3. Padat teknologi, membutuhkan teknlogi tinggi dalam melakukan operasinya.
4. Beresiko tingggi terhadap keselamatan kerja dan lingkungan
C. Tahapan kegiatan dalam pertambangan
Seperti dalam industri-industri lain, dalam kegiatannya industri pertambangan mempunyai tahapan yang sangat rumit. Setiap tahapan saling berhubungan erat dan harus dilakukan secara berurutan, terutama untuk industri pertambangan bahan galian golongan A dan B, tahapan tersebut adalah sebagai berikut :
1. Penyelidikan umum
Adalah kegiatan penyelidikan, pencarian dan atau penemuan enapan mineral-minrela berharga. Pada tahapan ini kegiatan yang dilakukan hanya sebatas pada pemetaan permukaan, penyelidikan geofisika, geokimia, serta pengambilan sample singkapan batuan dalam jmlah yang kecil melalui paritan dan sumur uji dalam ukuran yang kecil untuk mengtahui keberadaan bahan galian. Kegiatan ini tidak membutuhkan pembukaan lahan yang luas dan tidak membutuhkan alat-alat berat.
2. Eksplorasi
Adalah pekerjaan lanjutan setelah penyelidikan umum yaitu setelah ditemukannya endapan bahan galian untuk mengetahui dan mendapatkan ukuran, bentuk, letak (posis), kadar dan jumlah cadangan bahan galian. Pada tahapan ini kegiatan yang dilakukan seperti pengeboran inti dengan kedalaman tertentu untuk mendapatkan informasi tentang keberadaan bahan galian, pengambilan sample hasil pemboran diperlukan dalam jumlah kecil untuk mengetahui kandungan serta kadar mineral. Dalam kegiatan ini belum membutuhkan pembukaan lahan secara luas, bukaan lahan hanya dilakukan pada setiap pemboran sekitar 50 m2.
3. Studi kelayakan
Adalah studi yang dilakukan untuk menghitung untung atau ruginya apabila kegiatan pertambangan dilakukan. Kegiatan ini dilakukan setelah mendapatkan data cadangan dan kadar bahan galian. Beberapa aspek yang ditinjau dari studi kelayakan ini adalah, aspek ekonomi, teknologi dan lingkungan. Apabila menguntugkan dilihat dari ketiga aspek tersebut maka kegiatan pertambangan akan dilanjutkan pada perencanaan penambangan, tetapi apabila tidak menguntungkan, maka data eksplorasi akan disimpan sebagai arsip dan tidak dilanjutkan kegiatannya sampai pada suatu saat memungkinkan untuk dilanjutkan.
4. Perencanaan penambangan
Adalah kegiatan yang dilakukan untuk merencanakan secara teknis, ekonomi dan lingkungan kegiatan penambangan, agar dalam pelaksanaan kegiatannya dapat dilakukan dengan baik, aman terhadap lingkungan.
5. Persiapan / Konstruksi
Adalah kegiatan yang dilakukan untuk mempersiapkan fasilitas penambangan sebelum operasi penambangan dilakukan. Pekerjaan tersebut seperti pembuatan akses jalan tambang, pelabuhan, perkantoran, bengkel, mes karyawan, fasilitas komunikasi dan pembangkit listrik untuk keperluan kegiatan penambangan., serta fasilitas pengolahan bahan galian.
6. Penambangan
Adalah kegiatan penggalian terhadap bahan tambang yang kemudian untuk dilakukan pengolahan dan penjualan. Pada tahapan ini kegiatannya terdiri dari pembongkaran/penggalian, pemuatan kedalam alat angkut dan pengangkutan ke fasilitas pengolahan maupun langsung dipasarkan apabila tidak dilakukan pengolahan terlebih dahulu. Kegiatan membutuhkan lahan yang luas dan menggunakan alat-alat mekanis untuk keperluan produksinya. Bukaan lahan bekas tambang nantinya dilakukan reklamasi untuk mengembalikan fungsi lahan sesuai dengan peruntukannya.
7. Pengolahan bahan galian
Pengolahan bahan galian dilakukan untuk memisahkan antara mineral berharga dan mineral tidak berharga sehingga didapatkan mineral berharga dalam kadar yang tinggi.
8. Pemasaran
Setelah didapatkan mineral berharga dalam kadar yang tinggi selanjutnya dapat di pasarkan sebagai bahan dasar untuk industri hilir, seperti industri logam, industri manufaktur dll.

>>Pandangan  Negative Terhadap Kegiatan Pertambangan<<

Saat ini banyak pandangan negative yang ditujukan akibat kegiatan pertambangan, seperti kerusakan hutan, pencemaran limbah dll. Pandangan ini tidak semuanya benar banyak sisi positif yang dapat diambil dari adanya kegiatan pertambangan jika pengelolaannya dilakukan dengan benar dan menganut good mining practice yaitu cara penambangan yang menggunakan kaidah-kaidah teknik pertambangan yang baik dan memperhatikan aspek kelestarian lingkungan dan keberlanjutan. Terlepas dari pandangan negatif tentang pertambangan diatas pertambangan merupakan salah satu sektor yang dapat memberikan kontribusi pendapatan yang signifikan.Dalam prakteknya banyak perusahaan pertambangan yang telah melakukan kegiatan pertambangan dengan memperhatikan lingkungan dan kondisi masyarakat sekitar tambang. Perbaikan lingkungan dilakukan dengan mereklamasi lahan bekas penambangan sesuai peruntukan fungsi lahan, revegetasi dan melakukan pengembangan masyarakat (community development) untuk memberdayakan perekonomian dan meningkatkan taraf hidup masyarakat sekitar tambang . Banyak lokasi bekas penambangan yang selanjutnya dimanfaatkan untuk daerah wisata seperti di dalam negeri di Sumatera Barat bekas penambangan batuabara PT. Bukit Asam, di luar negeri Menara Petronas, Mine Resort City, Mine Wonderland di Malaysia, Balaraat di Australia dan masih banyak lagi.Bahkan beberapa perusahaan tambang sudah melakukan program Corporate Social Responsibility, sebagai kepedulian sosial perusahaan terhadap kesejahteraan masyarakat. Bagian terpenting untuk dilakukan saat ini adalah bagaimana merencanakan pengelolaan potensi sumber daya mineral yang dimiliki suatu daerah agar dapat dimanfaatkan seoptimal mungkin bagi kesejahteraan masyarakat dengan melibatkan pemerintah, pengusaha dan masyarakat sehingga terjadi hubungan yang saling menguntungkan

B.     Dampak Perkembangan IPA dan Teknologi
Perkembangan IPA dan Teknologi mempunyai sebuah dampak baik bersifat positif maupun negative dan hal tersebut dapat dilihat dari berbagai bidang.
pertambangan terus memainkan peran penting mereka dalam pengembangan teknologi berkelanjutan untuk meningkatkan kinerja mereka, mengurangi pencemaran lingkungan untuk semua media dan meningkatkan kualitas hidup dalam wilayah kerja operasional mereka. Pertambangan bertujuan mengadopsi dan menerapkan teknologi inovatif melalui penggunaan kedua teknologi pertambangan dan lingkungan hidup untuk menciptakan kualitas lingkungan yang lebih baik di bidang pertambangan, mengurangi dampak negatif terhadap kesehatan manusia dan lingkungan, mengurangi polusi air dan udara, dan degradasi lahan.

Dampak positif dan negative perkembangan Teknologi dalam berbagai bidang :
a.       Bidang Informasi dan komunikasi
Dalam bidang informasi dan komunikasi telah terjadi kemajuan yang sangat pesat. Dari kemajuan dapat kita rasakan dampak positipnya antara lain:
Ø  Kita akan lebih cepat mendapatkan informasi-informasi yang akurat dan terbaru di bumi bagian manapun melalui internet
Ø  Kita dapat berkomunikasi dengan teman, maupun keluarga yang sangat jauh hanya dengan melalui handphone

Ø  Kita mendapatkan layanan bank yang dengan sangat mudah.
Ø  Kita dimungkinkan berbelanja melalui media internet.

Disamping keuntungan-keuntungan yang kita peroleh ternyata kemajuan kemajuan teknologi tersebut dimanfaatkan juga untuk hal-hal yang negatif, antara lain:
Ø  Pemanfaatan jasa komunikasi oleh jaringan teroris (Kompas)
Ø  Penggunaan informasi tertentu dan situs tertentu yang terdapat di internet yang bisa disalah gunakan fihak tertentu untuk tujuan tertentu
Ø  Kerahasiaan alat tes semakin terancam
Melalui internet kita dapat memperoleh informasi tentang tes psikologi, dan bahkan dapat memperoleh layanan tes psikologi secara langsung dari internet.
Ø  Kecemasan teknologi
Selain itu ada kecemasan skala kecil akibat teknologi komputer. Kerusakan komputer karena terserang virus, kehilangan berbagai file penting dalam komputer inilah beberapa contoh stres yang terjadi karena teknologi. Rusaknya modem internet karena disambar petir
Ø  Pornografi
Anggapan yang mengatakan bahwa internet identik dengan pornografi, memang tidak salah. Dengan kemampuan penyampaian informasi yang dimiliki internet, pornografi pun merajalela.Untuk mengantisipasi hal ini, para produsen ‘browser’ melengkapi program mereka dengan kemampuan untuk memilih jenis home-page yang dapat di-akses.Di internet terdapat gambar-gambar pornografi dan kekerasan yang bisa mengakibatkan dorongan kepada seseorang untuk bertindak kriminal.
Ø  Violence and Gore
Kekejaman dan kesadisan juga banyak ditampilkan. Karena segi bisnis dan isi pada dunia internet tidak terbatas, maka para pemilik situs menggunakan segala macam cara agar dapat ‘menjual’ situs mereka. Salah satunya dengan menampilkan hal-hal yang bersifat tabu.
Ø  Penipuan
Hal ini memang merajalela di bidang manapun. Internet pun tidak luput dari serangan penipu. Cara yang terbaik adalah tidak mengindahkan hal ini atau mengkonfirmasi informasi yang Anda dapatkan pada penyedia informasi tersebut.
Ø  Carding
Karena sifatnya yang ‘real time’ (langsung), cara belanja dengan menggunakan Kartu kredit adalah carayang paling banyak digunakan dalam dunia internet. Para penjahat internet pun paling banyak melakukan kejahatan dalam bidang ini. Dengan sifat yang terbuka, para penjahat mampu mendeteksi adanya transaksi (yang menggunakan Kartu Kredit) on-line dan mencatat kode Kartu yang digunakan. Untuk selanjutnya mereka menggunakan data yang mereka dapatkan untuk kepentingan kejahatan mereka.
Ø  Perjudian
Dampak lainnya adalah meluasnya perjudian. Dengan jaringan yang tersedia, para penjudi tidak perlu pergi ke tempat khusus untuk memenuhi keinginannya. Anda hanya perlu menghindari situs seperti ini, karena umumnya situs perjudian tidak agresif dan memerlukan banyak persetujuan dari pengunjungnya.

a.         Mengurangi sifat sosial manusia karena cenderung lebih suka berhubungan lewat internet daripada bertemu secara langsung (face to face).
b.         Dari sifat sosial yang berubah dapat mengakibatkan perubahan pola masyarakat dalam berinteraksi.
c.         Kejahatan seperti menipu dan mencuri dapat dilakukan di internet (kejahatan juga ikut berkembang).
d.         Bisa membuat seseorang kecanduan, terutama yang menyangkut pornografi dan dapat menghabiskan uang karena hanya untuk melayani kecanduan tersebut.

C.     Manfaat dan Dampak perkembangan IPA dan Teknologi terhadap kehidupan social
Kehidupan manusia dewasa ini tidak terlepas dari perkembangan IPA dan teknologi di dalam kehidupan sehari-harinya. Contohnya, sejak dalam kandungan manusia mendapat  perawatan secara medis melalui pemeriksaan berkala di Balai Kesejahteraan Ibu dan Anak (BKIA) atau Puskesmas. Setelah lahir mendapatkan vaksinasi untuk memperoleh kekebalan terhadap berbagai macam penyakit, bila sakit mendapat pemeriksaan dokter dan memperoleh obat, dan sebagainya.
Pengembangan teknologi pertambangan baru membantu untuk mengurangi biaya produksi, meningkatkan kualitas logam ditambang dan mineral, meningkatkan kualitas komoditas menggunakan mineral ditambang, mengurangi efek samping dampak lingkungan, kesehatan dan keselamatan. Dengan demikian perkembangan teknologi pertambangan manfaat konsumen dan produsen, serta ekonomi bangsa, pertahanan nasional, kesehatan dan kesejahteraan sosial.





a.      Manfaat dan Dampak Perkembangan IPA dan Teknologi terhadap Kehidupan Manusia Dalam Teknologi Pertambangan
Manfaat IPA dan teknologi terhadap kehidupan manusia, dapat dilihat dari beberapa aspek, seperti:
1.      Materi
Manusia dalam kehidupannya memerlukan materi baik biotis maupun non biotis. Materi biotis dari bahan benda hidup berupa protein sedangkan materi non biotis dari gas oksigen sampai benda-benda yang kita pakai sehari-hari.
2.      Energi
Dalam kehidupan manusia modern penggunaan energi makin meluas. Energi itu berujud dalam berbagai bentuk yakni bentuk panas, gerak (mekanik), cahaya, kimia, nuklir, dan sebagainya.
3.      Mesin
Manusia dalam kehidupannya sehari-hari memerlukan mesin untuk mempermudah dan membantu kegiatan yang dilakukannya.
4.      Komunikasi
Berkomunikasi merupakan salah satu kebutuhan manusia. Untuk itu IPA dan teknologinya, telah menyumbangkan kepada kita semua media cetak, telegrafi, telepon, radio, dan televisi.
5.      Bioteknologi
Untuk memenuhi dan meningkatkan mutu kebutuhan hidup, manusia memanfaatkan biologi terapan menggabungkan dengan teknologi modern, sehingga tercipta Ilmu baru yang terkenal dengan sebutan Bioteknologi. Perkembangan lebih lanjut lahirlah bioteknologi kedokteran, bioteknologi farmasi, bioteknologi pertanian, bioteknologi peternakan dan sebagainya.
Dampak dari IPA dan teknologi yang telah dikembangkan manusia dalam rangka memenuhi kebutuhan sehingga lebih mudah dan menyenangkan dapat bersifat negatif, karena menimbulkan akibat sampingan. Akibat negatif ini bila dibiarkan akan membawa malapetaka. Oleh karena itu manusia setelah mengetahui beberapa hasil ilmu alamiah dan teknologi, mencoba mengatasi juga dengan ilmu alamiah dan teknologi yang baru.







Dampak ilmu alamiah dan teknologi sehubungan dengan kebutuhan pokok, berikut ini dibahas dampak sehubungan dengan:
a.       Sandang
Ilmu alamiah dan teknologi telah banyak sumbangannya dalam bidang sandang, karena pada masa dahulu manusia masih menggunakan kulit kayu atau daun- daun sebagai penutup tubuh tetapi saat sekarang ini dengan bantuan ilmu alamiah dan teknologi manusia mengadakan sandang berupa mesin-mesin tekstil. Selain itu pada abad yang lalu.
b.      Papan
Manusia pada masa dahulu tinggal di gua-gua kemudian berkembang menjadi rumah yang kokoh dan penuh kenyamanan
c.       Pangan
Dampak positif dibidang pangan, misalnya dalam memperorleh bibit unggul yang banyak produksinya dalam waktu yang relatif singkat melalui nuklir. Dampak negatif ilmu alamiah dan tenologi juga ada, misalknya pemakaian racun pemberantas hama tumbuhan (pestisida) teryata tidak saja dapat memberantas hama, tetapi juga membunuh hewan ternak, meracuni hasil panen, meracuni manusia itu sendiri.

b.      Dampak Teknologi Ipa Terhadap Petambangan
Perkembangan kebudayaan atau peradaban manusia memang tidak pernah luput dari peran pertanian dan bahan galian (humankind’s earliest endeavors). Nama-nama bahan galian pun dijadikan sebagai penanda suatu jaman seperti stone age, bronze age, iron age, steel age, dan seterusnya yang menunjukkan betapa pentingnya peran bahan galian dalam perkembangan peradaban manusia. Dijaman sekarang, hasil pertambangan bahan galian tanpa kita sadar banyak kita pergunakan mulai dari hal sederhana seperti batu bahan dasar bangunan, batubata, semen, sendok, piring dan seterusnya sampai hal yang berteknologi tinggi seperti TV, komputer, smartphone dan seterusnya. Dari perhiasan seperti cincin, kalung dan sebagainya sampai kosmetik seperti bedak (pemutih kulit), penghalus kulit dan seterusnya. Energi pun berhubungan dengan tambang. Pada saat ini, membayangkan peradaban tanpa tambang seperti membayangkan kehidupan tanpa pertanian. Demikian juga dalam peradaban Islam, tak luput dari industri pertambangan yang dikenal dengan kata ma’din (jamak: ma’adin) yang berarti pertambangan (dalam bahasa Arab modern berubah menjadi menggunakan kata manjam, sedang kata ma’din atau ma’dan digunakan untuk logam atau mineral).



a.       Minyak Bumi
Minyak bumi pada saat ini masih merupakan sumber daya alam yang paling utama untuk memenuhi kebutuhan ebergi dunia. Misalnya mesin dalam berbagai pabrik, mobil, ban, truk, kereta api, kapal laut, pesawat terbang, semuanya menggunakan minyak bumi sebagai bahan bakar.
Dampak negatif yang ditimbulkan dalam penggunaan minyak bumi antara lain adalah dihasilkannya gas-gas oksida misalnya karbondioksida dan gas karbon monoksida. Karbon monoksida ini sangat beracun, dapat meracuni sel-sel darah merah sehingga sel-sel ini tidak dapat lagi berfungsi mengangkut oksigen dalam jaringan tubuh. Pengalian minyak bumi membawa akibat polusi daerah sekitarnya, karena tumpahan minyak bumi itu jelas merusak tumbuhan atau hewan yang hidup di daerah itu. Tentu saja dampak itu ada juga yang sampai pada manusia.
b.      Batu Bara
Penambangan batu bara menimbulkan dampak negatif, misalnya cacing tambang, marabahaya yang mungkin menimpa manusia-manusia penambang, karena gas oksigen dalam tambang itu sangat terbatas, yang banyak adalah gas-gas bumi yang menyesakkan napas yang mungkin mengandung CO, sulfur oksida. Pengangkutan batu bara dari satu tempat ketempat lain juga tidak luput dari kebocoran/tumpahan yang mengganggu lingkungan.
c.       Air
Air merupakan sumber daya alam yang dapat diperbaharui, artinya setelah dipakai dapat dibersihkan dan digunakan lagi, tetapi pembersihan itu tidak selalu sempurna, sehingga lama-kelamaan bersik yang kita perlukan makin hari makin menurun kuantitas dan kualitasnnya.
d.      Hutan, Hewan, dan Ternak
Hutan dan hewan atau ternak merupakan sumber daya alam yang dapat diperbaharui, tetapi teknologi modern dapat mengakibatkan sumber daya alam tersebut menjadi tidak berdaya atau tidak dapat diperbaharui, misalnya pembabatan hutan yang semena-mena menyebabkan tunas muda dan tumbuhan muda mati dan tak akan tumbuh lagi.
e.       Tanah
Tanah pertanian sebagai sumber daya sebenarnya dapat diperbaharui artinya tanah itu dapat dipergunakan berulang-ulang bila dipelihara baik-baik misalnya kekurangan zat hara dapat ditambah dengan pemupukan dan sebagainya, tetapi seperti juga sumber daya alam lain yang dapat diperbaharui, bila pemakaiannya melampaui  batas dapat juga menjadi rusak, artinya tidak dapat dipergunakan lagi sebagai lahan pertanian.



f.       Sumber Daya Zat Radioaktif
Zat-zat radioaktif merupakan sumber daya alam yang sangat penting, karena zat ini dapat ikut menentukan nasib manusia di masa mendatang.  Zat radioaktif merupakan zat yang sangat berbahaya. Zat ini selalu mengeluarkan sinar yang tidak tampak oleh mata, sinar yang timbul dari zat radioaktif itu ada tiga macam, yaitu alpha, beta dan gamma.





























BAB III
PENUTUP


A. KESIMPULAN
            Kehidupan manusia dewasa ini tidak terlepas dari perkembangan IPA dan teknologi di dalam kehidupan sehari-harinya. Contohnya, sejak dalam kandungan manusia mendapat  perawatan secara medis melalui pemeriksaan berkala di Balai Kesejahteraan Ibu dan Anak (BKIA) atau Puskesmas. Setelah lahir mendapatkan vaksinasi untuk memperoleh kekebalan terhadap berbagai macam penyakit, bila sakit mendapat pemeriksaan dokter dan memperoleh obat, dan sebagainya.
Pengembangan teknologi pertambangan baru membantu untuk mengurangi biaya produksi, meningkatkan kualitas logam ditambang dan mineral, meningkatkan kualitas komoditas menggunakan mineral ditambang, mengurangi efek samping dampak lingkungan, kesehatan dan keselamatan. Dengan demikian perkembangan teknologi pertambangan manfaat konsumen dan produsen, serta ekonomi bangsa s, pertahanan nasional, kesehatan dan kesejahteraan sosial.
Perkembangan IPA dan Teknologi Pertambangan mempunyai sebuah dampak baik bersifat positif maupun negative dan hal tersebut dapat dilihat dari berbagai bidang.

B. SARAN
            Semoga perkembangan ipa terhadap teknologi pertambangan selalu berdampak positif dan mengurangi dampak negatifnya dari perkembangan ipa terhadap teknologi pertambangan. Semoga mahasiswa mengetahui bagai mana perkembangan ipa terhadap teknologi-teknologi seperti teknologi petambangan serta mahasiswa mempelajari dan melestarikan perkembangan ipa dan teknologi petambangan maupun teknologi lainnya.









DAFTAR PUSTAKA


Hendro Darmodjo, dkk. 2003. Ilmu Alamiah Dasar. Jakarta: Universitas Terbuka.
Maskoeri Jasin. 2002. Ilmu Alamiah Dasar untuk Perguruan Tinggi Non Eksakta dan Umum. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
Mulyana, dedi. 2003. Komunikasi Antar Budaya. PT. Rosda Karya, Bandung. McQuail,
Santi Dewiki, dkk. 2006. Ilmu Alamiah Dasar. Jakarta: Universitas Terbuka.
http://fuadhasan90.blogspot.com/2010/12/masalah-lingkungan-dalam-pembangunan.html

0 komentar:

Poskan Komentar